Siapa bilang Linux tidak bisa kena virus? Tak hanya sistem operasi Windows, dalam sejarahnya ternyata Linux juga pernah kena virus juga lho! Virus macam apa yang bisa menjangkiti sistem operasi yang satu ini? Mari kita teliti lebih dalam. Berikut ini beberapa virus yang diklaim pernah menjangkiti sistem operasi Linux :
Trojans
* Kaiten - Linux.Backdoor.Kaiten trojan horse[15]
* Rexob - Linux.Backdoor.Rexob trojan[16]
Viruses
* Alaeda - Virus.Linux.Alaeda[17]
* Bad Bunny - Perl.Badbunny[6][18]
* Binom - Linux/Binom[19]
* Bliss
* Brundle[20]
* Bukowski[21]
* Diesel - Virus.Linux.Diesel.962[22]
* Kagob a - Virus.Linux.Kagob.a[23]
* Kagob b - Virus.Linux.Kagob.b[24]
* MetaPHOR (also known as Simile)[25]
* Nuxbee - Virus.Linux.Nuxbee.1403[26]
* OSF.8759
* Podloso - Linux.Podloso (The iPod virus)[27][28]
* Rike - Virus.Linux.Rike.1627[29]
* RST - Virus.Linux.RST.a[30] (known for infecting Korean release of Mozilla Suite 1.7.6 and Thunderbird 1.0.2 in September 2005[31])
* Satyr - Virus.Linux.Satyr.a[32]
* Staog
* Vit - Virus.Linux.Vit.4096[33]
* Winter - Virus.Linux.Winter.341[34]
* Winux (also known as Lindose and PEElf)[35]
* Wit virus[36]
* ZipWorm - Virus.Linux.ZipWorm[37]
Worms
* Adm - Net-Worm.Linux.Adm[38]
* Adore[39]
* Cheese - Net-Worm.Linux.Cheese[40]
* Devnull
* Kork[41]
* Linux/Lion
* Mighty - Net-Worm.Linux.Mighty[42]
* Millen - Linux.Millen.Worm[43]
* Ramen worm
* Slapper[44]
* SSH Bruteforce[45]
Sumber : wikipedia
Yah, walaupun sebenarnya
virus di Linux masih sangat jarang ditemui, akan tetapi
ada baiknya kita memasang antivirus di sistem operasi Linux kita. Untuk apa? Misalnya bagi pengguna Linux newbie seperti saya :D yang masih memiliki sistem operasi dual-boot Windows dan Linux, contoh jika sistem operasi Windows saya terkena virus dan tidak dapat dibuka sama sekali (
boro-boro me-scan menggunakan antivirus, wong antivirusnya aja gak bisa diinstall), nah jika Anda memiliki kasus seperti ini Anda bisa mengakalinya dengan me-scan direktori Windows Anda menggunakan antivirus yang terpasang di Linux, dan akhirnya Windows Anda mungkin bisa terselamatkan.
Nah, ini contoh satu kasus saja, mungkin banyak kasus-kasus yang lain yang memungkinkan kita untuk menggunakan antivirus di Linux, jadi ada baiknya dipasang untuk berjaga-jaga (
stanby :D).
Salah satu
free antivirus yang populer di Linux adalah
ClamAV, yah walaupun kemampuan deteksi virusnya mungkin masih di bawah
antivirus untuk Windows sepert
AVG, Avira, Kaspersky, ataupun
Symantec, akan tetapi lumayanlah untuk jaga-jaga.
Oke langsung saja, berikut panduan untuk menginstall
ClamAV di Linux Ubuntu :
- Buka Terminal, kemudian ketikkan perintah berikut untuk menginstall ClamAV engine.
$ sudo apt-get install clamav
- Lalu install juga ClamTk sebagai GUI dari ClamAV (karena kalau tidak diinstall Anda harus menjalankan ClamAV melalui Terminal).
$ sudo apt-get install clamtk
- Setelah ClamAV dan ClamTk selesai diinstall Anda dapat menjalankannya melalui Menu > System > Administration > Virus Scanner atau di Menu > System Tools > Virus Scanner.
- Untuk me-scan direktori yang diinginkan, Anda tinggal klik button Directory.
Sebenarnya banyak
antivirus lain selain
ClamAV yang bisa diinstall di Linux, dan mungkin karena keterbatasan waktu, penulis akan menyajikannya di lain waktu.
Akhir kata, selamat mencoba :D