Welcome Message

a

twitter

Follow on Tweets

Aku Bukan Pemakai Linux Sejati Tapi Aku Akan Berusaha

Posted in

Pada postingan kali ini saya ingin curhat tentang apa yang penulis alami selama nge-blog.



Sebagai mahasiswa jurusan sistem komputer Universitas Gunadarma, saya punya beberapa aktivitas yang berhubungan dengan IT dari mulai bermain game PC, otak-atik sistem operasi Windows dan Linux, dan saat ini sedang hobi nge-blog. Dan saking ingin pamer kemampuannya dalam memakai Linux, saya pun menuliskan beberapa artikel tentang Linux di blog kesayangan saya ini. Di beberapa postingan tentang Linux di blognya, saya menulis seakan-akan saya sudah sangat mahir dalam menggunakan Linux, bahkan agar dipercaya kalau saya adalah pengguna Linux sejati, saya pernah menjelek-jelekkan sistem operasi Windows dan menulis tentang tutorial Linux yang saya sendiri pun belum pernah mencobanya (hasil copas).



Dan memang pada kenyataannya, sampai saat ini penulis belum bisa dikatakan sebagai pengguna Linux sejati. Kenapa? Ya, karenakan masih sering menggunakan sistem operasi lain yakni Windows. Benar apa kata teman saya (Alvin Aditya) saya ini orangnya kurang konsekuen, dia pernah berkata ketika saya menulis artikel blog di kampus ("Lho kok nulis artikel tentang Linux di sistem operasi Windows? Dasar tuman, gak konsekuen lw pri"). Walaupun sudah dinasihati begitu tapi saya belum sadar juga, sehingga saya menjawab ("Lah biarin aja yang penting orang tahu kemampuan gw dlm memakai Linux, mw gw pake Windows kek, yang baca jg gak bakalan tahu"). Akan tetapi mulai saat ini penulis akan berusaha untuk konsekuen atas prinsipnya untuk selalu menggunakan Linux. Terima kasih kepada teman saya Alvin yang sudah menyadarkan saya atas perbuatan saya selama ini (yah walaupun telat, coz saya baru menyadarinya sekarang).



Di laptopnya pun penulis sistem operasinya masih dual-boot Windows dan Linux, tapi kalau yang ini saya punya alasan kuat, yakni sistem operasi Windowsnya merupakan bawaan dari laptop saya dan lisensinya original. Sangat sayang kalau dihilangkan :D.

Sampai saat ini penulis juga sudah memposting sekitar 20 artikel tutorial Linux (lihat label) terutama Ubuntu dan beberapa artikel lainnya di blog kesayangannya ini. Walaupun begitu, tidak semua artikel yang saya tulis merupakan hasil tulisan saya sendiri (seperti yang sudah saya katakan sebelumnya). Banyak beberapa di antaranya yang merupakan hasil copas dari blog lain ataupun dari media lain seperti majalah atau koran. Bahkan banyak beberapa di antaranya yang tidak saya tuliskan sumbernya. Sungguh biadab diriku ini >_<.



Dan akibat dari perbuatan plagiarisme saya tersebut, saya sudah merasakan dampaknya (walaupun tidak secara langsung), mungkin ini apa yang disebut karma. Kalau yang ini gak usah saya ceritain, malu >_<.

Dengan ini penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya bagi pihak yang merasa tulisan dari blognya pernah saya jiplak dan tidak saya tuliskan sumbernya. Dan mulai saat ini penulis akan mulai memperbaiki postingan hasil jiplakan tulisan orang lain itu dengan mencantumkan sumber artikelnya. Dan bagi Anda yang tidak berkenan tulisannya saya jiplak di blog ini harap meninggalkan komentar untuk meminta postingannya dihapus dari blog saya.

Akhir kata, mari kita hindari perilaku plagiarisme, berusahalah untuk menghormati hasil karya orang lain, tetap pakai Linux (konsekuen), dan tetap semangat nge-blog :D.

Award Dari Sahabat

Posted in

Terimakasih saya ucapkan kepada saudara Dunia Komputer yang telah memberikan Award ini kepada saya. Ini merupakan pertama kalinya saya menerima penghargaan berupa Award dari sahabat sesama blogger :D. Semoga ini berguna untuk menjalin persahabatan sesama blogger khususnya yang telah memberikan Award ini kepada saya. Tidak sampai disini saja , karena saya telah dianugrahi penghargaan kini saatnya saya untuk berbagi .


Award sahabat

Award Akhir tahun 2009

Award ini akan saya berikan kepada teman – teman saya :
  1. Waroeng-Ubuntu

  2. Dunia Komputer

  3. Akbar Private

  4. Muchlisin

  5. Kakve-Santi

  6. OrangUNIX

Untuk rekan – rekan blogger yang saya sebutkan diatas saya sungguh bahagia apabila bersedia mengambil award yang telah saya berikan. Teman – teman bebas menentukan ingin mengambilnya atau tidak. Bagi teman – teman yang tidak saya sebutkan diatas bisa juga mengambil award tersebut. Terimakasih kepada semua rekan blogger yang selama ini telah saling mensupport satu sama lain. Semoga ini bisa mengeratkan tali persahabatan kita. Amien:puppyeyes:

Pasang Video Sebagai Wallpaper Desktop Anda

Posted in ,


Pada tutorial kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang cara pasang video sebagai wallpaper di desktop Linux Anda. Tutorial ini sebenarnya dibuat oleh teman saya yakni Alvin Aditya, namun sekarang blognya sudah jarang diupdate, jadi saya kasih link artikelnya aja yah, coz kebetulan teman saya ini hanya submit artikelnya ke Blog Linux Gunadarma.


Dalam tutorial ini Anda hanya memerlukan aplikasi pemutar video Mplayer. Jika Anda belum menginstall Mplayer ikuti langkah di bawah ini :

Buka Terminal kemudian ketikkan :
$sudo apt-get install mplayer

Abiz itu udah deh, silahkan saja Anda langsung ke TKP.

Oh iya, bagi Anda yang ingin melihat tutorial berupa video, temen saya ini juga membuat tutorial/sekaligus hasilnya berupa video. OK, di bawah ini adalah videonya:





Akhir kata selamat mencoba dan semoga berhasil :D

Pengenalan Jaringan Komputer (1)

Posted in

Network atau jaringan, dalam bidang komputer dapat diartikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan sehingga dapat berhubungan dan dapat berkomunikasi, sehingga akan menimbulkan suatu effisiensi, sentralisasi dan optimasi kerja. Pada jaringan komputer yang dikomunikasikan adalah data, satu komputer dapat berhubungan dengan komputer lain dan saling berkomunikasi (salah satunya bertukar data ) tanpa harus membawa disket ke satu komputer ke komputer lainnya seperti yang biasa kita lakukan.

Ada beberapa jenis jaringan komputer dilihat dari cara pemrosesan data dan pengaksesannya.

Host-Terminal.
Dimana terdapat sebuah atau lebih server yang dihubungkan dalam suatu dumb terminal. Karena Dumb Terminal hanyalah sebuah monitor yang dihubungkan dengan menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data dilakukan di dalam server, oleh karena itu maka suatu server haruslah sebuah sistem komputer yang memiliki kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang sangat besar.

Client - Server.



Dimana sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client. Server bertugas menyediakan layanan, bermacam-macam jenis layanan yang dapat diberikan oleh server, misalnya adalah pengaksesan berkas,peripheral,database, dan lain sebagainya. Sedangkan client adalah sebuah terminal yang menggunakan layanan tersebut. Perbedaannya dengan hubungan dumb terminal, sebuah terminal client melakukan pemrosesan data di terminalnya sendiri dan hal itu menyebabkan spesifikasi dari server tidaklah harus memiliki performansi yang tinggi, dan kapasitas penyimpanan data yang besar karena semua pemrosesan data yang merupakan permintaan dari client dilakukan di terminal client.

Peer to Peer.

 
Dimana terdapat beberapa terminal komputer yang dihubungkan dengan media kabel. Secara prinsip, hubungan peer to peer ini adalah bahwa setiap komputer dapat berfungsi serbagai server (penyedia layanan) dan client, keduanya dapat difungsikan dalam suatu waktu yang bersamaan.

Sedangkan apabila kita lihat dari sisi lingkupannya atau jangkauannya, jaringan dapat di bagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

LAN (Local Area Network).

 
Hanya terdapat satu atau dua server dan ruang lingkupnya hanya terdapat dalam satu lokasi atau gedung, hal ini akan mendapat pembahasan tersendiri pada bahasan berikutnya.

WAN (Wide Area Network).

 
Merupakan gabungan dari LAN, yang ruang lingkupnya dapat saja satu lokasi, misalnya gedung bertingkat, atau dapat tersebar di beberapa lokasi di seluruh dunia, jaringan jenis ini membutuhkan minimal satu server untuk setiap LAN, dan membutuhkan minimal dua server yang mempunyai lokasi yang berbeda untuk membentuknya.

Internet. 
Internet adalah sekumpulan jaringan yang berlokasi tersebar di seluruh dunia yang saling terhubung membentuk satu jaringan besar komputer. Dalam jaringan ini dibatasi layanannya sebagai berikut : FTP, E-Mail, Chat, Telnet, Conference, News Group, Mailing List. Biasanya jaringan ini menggunakan protokol TCP/IP (Jenis protokol ini akan dibahas selanjutnya), walaupun ada sebagian kecil yang menggunakan jenis lain (IPX Novell Netware, NetBios, dan lain-lainnya).

Intranet.

 
Jenis jaringan ini merupakan gabungan dari LAN/WAN dengan Internet. Apabila kita lihat dari lingkupannya atau jangkauannya maka jaringan ini adalah jenis LAN/WAN yang memberikan layanan seperti layanan internet kepada terminal clientnya. Perbedaan menyolok Intranet dengan Internet adalah Intranet melayani satu organisasi tertentu saja.

Referensi :  Open Source Campus Agreement, Modul Pelatihan ADMINISTRASI JARINGAN LINUX
 

Distro Linux Untuk Netbook

Posted in

Android


Android adalah sebuah Open Source platform mobile yang dibangun di Linux Kernel dan menggunakan custom mesin virtual yang dirancang untuk penggunaan memori yang optimal dan sumber daya perangkat keras.

Chrome OS

Chrome OS adalah sistem operasi yang ringan dibangun di atas kernel Linux berfokus pada kecepatan, kesederhanaan, keamanan, dan aplikasi berbasis web.

Debian

Debian GNU / Linux yang populer dan berpengaruh distribusi Linux yang dikenal karena ketaatan pada Unix dan filosofi perangkat lunak bebas serta menggunakan perangkat lunak kolaborasi proses pengembangan dan pengujian.

DSLinux

Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk DSLinux port sistem operasi Linux untuk konsol permainan video NintendoDS.

Easy Peasy

Easy Peasy, yang sebelumnya disebut Ubuntu Eee, adalah distribusi Linux untuk netbook berbasis Ubuntu yang membuat penggunaan antarmuka Netbook Remix.

Edubuntu

Berbasis Ubuntu, adalah distribusi yang dirancang untuk digunakan di ruang kelas pendidikan dan sekolah-sekolah dan fitur beberapa aplikasi e-learning.

Fedora

Fedora berbasis RPM, tujuan umum sistem operasi yang dibangun di atas kernel Linux.

Gentoo

Gentoo disebut sebagai metadistribution karena adaptasi. Gentoo adalah berdasarkan sistem manajemen paket Portage, yang memerlukan untuk mengkompilasi kode sumber dari paket lokal.

gOS

gOS, yang adalah singkatan dari Good OS, adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang diciptakan oleh perusahaan yang berbasis di Los Angeles Good OS LLC. gOS diiklankan sebagai yang paling indah dan termudah untuk menggunakan sistem operasi Linux di pasar dan hadir dengan berbagai aplikasi Google yang populer.

HP Mobile Internet

Perangkat lunak ini dirancang untuk mudah memungkinkan pengguna internet mobile untuk mengakses aplikasi yang paling penting dari satu layar.

Kubuntu

Kubuntu adalah turunan resmi dari Ubuntu Linux yang menggunakan lingkungan grafis KDE.

Kubuntu Netbook

Kubuntu Netbook edisi adalah distribusi Kubuntu netbook dirancang untuk pengalaman pengguna yang lebih baik pada perangkat daya rendah kecil. Kubuntu adalah berdasarkan pada K Desktop Environment dan Ubuntu Linux.

Kuki

Kuki ringan Linux adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang menggunakan lingkungan desktop Xfce. Kuki dibangun khususnya untuk Acer Aspire One.

Linpus Linux Lite

Linpus Linux Lite ini didasarkan pada Fedora 8 dan menawarkan user interface yang disederhanakan untuk cepat mengakses aplikasi seperti Mozilla Firefox dan OpenOffice.org.

Linpus QuickOS 

Linpus QuickOS adalah yang cepat-boot distribusi Linux untuk akses cepat ke aplikasi seperti browser Web, email dan pesan instan klien dan pemutar media.

Linux Mint

Debian berbasis Linux Mint memiliki fokus yang kuat pada kegunaan dan membuat hal-hal seperti WiFi, multimedia, resolusi layar, dll bekerja di luar kotak.

Mandriva

Mandriva Linux, alias Mandrake, menawarkan alat GUI untuk mengkonfigurasi sistem dan perangkat migrasi transfugdrake, untuk mengimpor dokumen dan pengaturan dari sistem Windows.

MEPIS

MEPIS yang datang dengan banyak aplikasi yang berbasis Debian Linux dan dirancang untuk kesederhanaan dan kemudahan penggunaan.

Moblin

Moblin ini dikembangkan oleh Intel sebagai sebuah platform open source untuk Atom berbasis perangkat mobile.

openSUSE

The openSUSE proyek ini bertujuan untuk menjadi yang paling banyak platform open source yang digunakan oleh pengguna Linux, Linux hackers dan pengembang aplikasi.

PCLinuxOS

PCLinuxOS didasarkan pada Mandriva Linux dan termasuk alat serupa untuk konfigurasi dan instalasi perangkat lunak.

Puppy linux

Puppy Linux adalah distribusi Linux yang sangat kecil yang dapat dijalankan sepenuhnya dari RAM yang membuatnya sangat cepat.

Slax

SLAX adalah kecil dan cepat distribusi Linux dengan pendekatan modular berbasis Slackware. Sebuah SLAX disesuaikan gambar dapat berkumpul di situs proyek.

Ubuntu

Ubuntu saat ini adalah distribusi Linux yang paling populer. Hal ini mudah digunakan, navigasi, dan administrasi. Menginstal dan menghapus perangkat lunak hampir tidak bisa dibuat lebih mudah.

Ubuntu Moblin Remix

Ubuntu Moblin Remix sebagai distribusi Ubuntu berbasis Moblin untuk Intel Atom berbasis platform, termasuk netbook, mobile internet device (MID), nettops, di dalam kendaraan infotainment (INP) dan embedded system.

Ubuntu Netbook Remix

Ubuntu Netbook Remix dioptimalkan untuk perangkat kecil dan akses cepat ke aplikasi yang paling sering digunakan.

Xandros

Xandros adalah nama baik dari garis distribusi Linux dan Xandros Corporation, perusahaan yang menciptakan mereka. Xandros Desktop merupakan distribusi dikenal karena fokus pada bisnis dan pengguna mainstream. Nama Xandros berasal dari X Window System dan pulau Yunani Andros.

Referensi : www.linux-netbook.com

Jangan Pakai Linux !!!

Posted in

Artikel ini saya ambil dari forum kaskus (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2232253), yang berjudul Jangan Pakai Linux, tolong dibaca baik-baik agar tidak tersesat, oh iya thx juga buat mas Akbar Pribadi yang juga mengutip artikel ini di blognya :D

Ya! Buat kamu yang belum pernah mencoba menggunakan sistem operasi yang identik dengan logo pinguin ini, ada baiknya untuk tidak mencoba memakainya! Loh? Kenapa? Berikut beberapa alasan untuk tidak menggunakan Linux.

1. Linux itu susah!
Iya itu faktanya. Linux itu susah! Bener-bener susah! Sekali kamu coba memakainya maka akan sulit bagi kamu untuk tidak mengulangi untuk memakainya lagi. Linux bagai candu yang akan membuat pemakainya betah berlama-lama berinteraksi dengannya, dan seringkali memberikan pertanyaan-pertanyaan yang unik dan menarik.

2. Linux itu mainan para hacker!
Buat yang merasa dirinya bukan hacker, sangat disarankan untuk tidak memakai Linux. Mengapa? Iya, karena Linux akan membuat kamu mandiri.

Hmmm… mandiri? Contohnya?

Di Linux, kamu akan menemukan banyak hal baru dan menarik. Kamu akan terus mencoba dan mencoba. Sedikit demi sedikit ‘hack‘ pada sistem operasi ini akan kamu lakukan.

Hack? Iya, hack! Terdengar keren dan begitu geek, bukan? Semua itu legal untuk dilakukan di Linux, karena source codenya dengan mudah dapat kamu peroleh, kamu modifikasi, ubah sana, ubah sini, dan menyebarkannya ulang dengan bebas pula, selama tidak keluar dari ruang lingkup General Public License.

3. Linux itu merugikan!
Pihak-pihak yang mendukung konsep proprietary software tentulah akan merasa dirugikan. Mengapa? Karena bila semakin banyak pengguna Linux (dan open source) tentu lahan bisnis mereka akan semakin tergerus terus dan terus.

Tapi, tidak hanya kerugian dari segi finansial saja yang akan mereka dapat. Melainkan juga ada banyak keuntungan yang akan mereka peroleh, meskipun tidak mereka rasakan secara langsung. Contohnya? Karena software open source tersedia source codenya dengan bebas, maka pengembang software proprietary pun dapat ‘mengintip’ dan ‘mencomot’ beberapa bagian software yang mereka anggap menarik untuk kemudian diintegrasikan ke dalam software komersial mereka.

Duh, contohnya masih kurang nih! Oke… oke… Kita ambil contoh Sun Microsystems dengan software office suite mereka yang ternama, OpenOffice dan StarOffice. Hmmm… ada apa dengan OpenOffice dan StarOffice? Sungguh menarik melihat fenomena yang terjadi di sini. OpenOffice dibangun berdasarkan source code StarOffice, lisensi yang disematkan ke OpenOffice ini bersifat open source yang dikembangkan secara gotong royong dengan komunitas yang tersebar di seantero benua di muka bumi ini. Dari hasil pengembangan OpenOffice, Sun Microsystems kemudian mengambil beberapa bagian kodenya untuk kemudian diintegrasikan ke StarOffice dengan ditambahkan beberapa ‘hasil keringat’ ‘orang dalam’ Sun Microsystems. Lisensi StarOffice sendiri bersifat proprietary. Sebuah hubungan timbal balik yang unik dan saling menguntungkan, bukan?

4. Linux itu jelek dan tidak menarik
Pernyataan itu tidak salah, namun tidak juga benar. Bila kita melihat Linux secara parsial, yakni hanya kernel/intinya saja tentu pernyataan itu dapat dibenarkan. Apa sih yang bisa dilakukan oleh ’seonggok’ kernel? Dan meskipun kernel itu bisa dipakai, apa sih yang menarik dari tampilan command line based dengan background hitam dan teks putih saja?

Namun bila kita melihat Linux secara keseluruhan sebagai satu kesatuan sistem operasi yang komplit, dengan desktop environment dan lingkungan kerja berbasis GUI (Graphical User Interface) yang indah, kemungkinan kamu akan membantah pernyataan itu. Kasih contoh dong! Oke, mari kita tilik sejenak desktop GNOME atau KDE (atau yang lainnya) dengan Compiz enabled dan setting animasi desktop yang maksimal, saya yakin kamu akan takjub melihat keindahannya. Tidak percaya? Silakan berkunjung ke YouTube dan masukkan kata kunci pencarian “compiz desktop”, tonton salah satu video demonstrasinya.

5. Linux itu membingungkan
Amat sangat membingungkan! Itulah perasaan yang akan kamu temui saat pertama kali menatap ‘wajah’ Tux si pinguin ini. Bingung mau memakai distribusi Linux apa, bingung mau pakai software yang mana, bingung untuk menginstal aplikasi apa diantara sekian banyak aplikasi, bingung untuk memilih desktop environment (GNOME, KDE, Xfce, dsb), dan banyak kebingungan-kebingungan lain yang mungkin akan kamu jumpai.

Semua itu wajar. Di dunia Linux dan open source, freedom is the will. Saking beragamnya kebebasan yang ditawarkan, maka tidaklah mengherankan bila perkembangan Linux dan software open source pada umumnya dapat dibilang pesat.

Belum lagi ditambah dengan kebingungan mau bertanya kepada siapa bila nantinya kamu menemui kendala yang serius dikarenakan saking banyaknya LUG (Linux User Group) baik yang bertaraf lokal maupun internasional yang siap membantu menyelesaikan masalah yang kamu temui.

6. Linux itu mahal
Benar sekali! Linux itu mahal! Karena kamu ‘kemungkinan’ akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk mendapatkannya. Iya! Semahal satu dua keping CD/DVD blank untuk ‘membakar’ salinan/ISOnya.

Juga untuk membayar koneksi internet (bila ada) atau CD/DVD repository (paket software dalam CD/DVD). Kita ambil contoh DVD repository Ubuntu yang dijual di berbagai toko online, harganya berkisar antara 50.000 s.d 100.000 rupiah! Dudududu… mahal sekali…

Setuju! Mahal sekali biaya yang harus dikeluarkan demi mendapatkan tambahan paket software free dan open source berkualitas yang super lengkap dan super banyak! Coba bandingkan dengan harga satu lisensi sistem operasi proprietary yang harganya berkisar diatas US$ 100 atau harga lisensi untuk satu software proprietary yang harganya bervariasi mulai dari US$ 19.99 hingga ratusan dollar! Ah, jauh sekali perbedaannya. Linux memang mahal.

Ubuntu, melalui program shipitnya menawarkan pengiriman CD Ubuntu gratis ke seluruh penjuru dunia. Namun tidak sepenuhnya gratis! Melainkan mesti membayar ’semacam pajak yang entah terang atau gelap’ ke Kantor Pos, yang biayanya berkisar antara 5000 s.d 7000 rupiah. Mahalnya…

7. Linux itu membodohkan
Maksudnya?

Begini, betapa ‘bodoh’nya ‘orang-orang itu’, sudah capek-capek membuat program eh… kok malah diberikan begitu saja kepada orang lain, berikut source codenya pula! Tanpa meminta imbalan apa-apa! Logis nggak sih?

Melalui tindakan yang ‘bodoh’ itu, para programmer dan mereka yang berkecimpung di dunia open source telah berkontribusi yang tidak sedikit demi kemanusiaan dan perkembangan teknologi informasi untuk masa kini dan masa yang akan datang.

Melaui ‘kebodohan’ mereka pula, perkembangan software open source akan semakin cepat karena akan ada banyak orang yang turut berpartisipasi dalam mencari bugs yang mungkin ada untuk kemudian diperbaiki dan dioptimasi serta ditingkatkan fitur-fiturnya.

8. Linux itu berdosa
Ya, ‘berdosa’ kepada pengembang software proprietary karena tidak memberikan ‘pemasukan’ ke ‘kantong’ mereka dikarenakan software proprietary buatannya mendapatkan saingan dari software open source yang lebih murah, halal, dan legal dengan fitur yang tidak kalah (bahkan melebihi fitur-fitur yang ada pada software proprietary tersebut).

9. Linux itu menyedihkan
Sangat menyedihkan malah, bagaimana mungkin sistem operasi dengan usia yang relatif muda ini mampu berkembang pesat seperti sekarang ini, bahkan berani menghadapi sistem operasi proprietary yang telah dikembangkan jauh sebelumnya dan memiliki pangsa pasar yang tidak sedikit di seluruh dunia.

Bila dulu, banyak pihak yang meramalkan IBM OS/2 adalah sistem operasi masa depan, namun kenyataannya sekarang sungguh berbeda, OS/2 telah ‘down’ (bila tidak ingin dikatakan ‘mati’). Mari kita lihat bagaimana perkembangan Linux beserta software-software open source lainnya beberapa tahun kedepan.


Yup, diatas adalah beberapa alasan yang cukup logis untuk tidak memakai Linux. Sekarang terserah kepada kamu, masih mau memakai Linux?


Catatan:
* Tulisan diatas hanyalah sebuah pemikiran bodoh dari penulis yang hanya seorang lamer yang tidak tahu dan tidak mengerti apa-apa. Mohon maaf bila ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan di hati para pembaca dan kepada Allah SWT penulis mohon ampun.

Gloobus : Sebuah Aplikasi Quick Look Untuk Linux

Posted in


Gloobus
merupakan salah satu aplikasi di Linux yang digunakan sebagai Quick Look / Quick Preview dari semua aplikasi yang sedang aktif di Desktop Linux Anda. Semua file seperti file video, gambar, mp3, bahkan zip file dapat kita preview menggunakan Gloobus tanpa perlu membuka file yang dimaksud.



Definisi lengkap tentang gloobus :

Gloobus is an extension of Gnome designed to enable a full screen preview of any kind of file. Ever been annoyed by those tiny miniatures of your files that are helpless. Outraged by the fact that there's no miniature for half of the file formats you're using. Excruciated by the painful loading time to see if you're dealing with the right file? Hail to Gloobus, for tis' is the Holy Grail of preview! Designed as an extendable, standards-compliant previewer , so that it plays nice with Gnome and can be easily extended to support any kind of file, Gloobus enables instant previewing of your files, without even having to open them. Hit space, and BANG, here's the content of your file, displayed as it would if it was opened.



Untuk mendownload gloobus bisa lihat di sini.

Jika keterangan dalam bentuk tulisan gagal membayangkan Anda betapa hebatnya gloobus ini, dua video di bawah ini (saya ambil dari youtube) mungkin dapat membantu.








Trims, selamat mencoba :D

Sumber : melayubuntu.blogspot.com

Cara Alternatif Memasang Codec Multimedia di Ubuntu

Posted in ,



Pada postingan yang sebelumnya saya pernah membahas tentang cara memasang codec multimedia di Ubuntu. Sayangnya codec yang harus dipasang lumayan banyak jadi Anda harus menginstalnya satu persatu. Pada tutorial kali ini saya akan menjelaskan tentang cara memasang codec multimedia di Ubuntu secara lebih sederhana.



Di sini Anda hanya perlu memasang dua buah aplikasi di Ubuntu Anda yakni MPlayer dan VLC Player. MPlayer dan VLC Player merupakan aplikasi pemutar format multimedia populer di Linux yang codecnya sudah lumayan lengkap. Dengan hanya memasang dua aplikasi ini di Ubuntu maka Anda akan bisa memutar hampir semua format audio ataupun video di sistem operasi Ubuntu Anda.







OK, langsung saja berikut langkah-langkahnya :
  1. Pertama pastikan komputer Anda terhubung dengan internet, kecuali Anda sudah memiliki CD/DVD Repositori Ubuntu.


  2. Buka menu Aplications | Accessories | Terminal, kemudian ketikkan perintah berikut :

    $ sudo apt-get install mplayer

    Perintah di atas digunakan untuk memasang aplikasi Mplayer.


  3. Setelah selesai MPlayer selesai diinstal, maka instal juga VLC Player di Ubuntu menggunakan perintah berikut :

    $ sudo apt-get install vlc


Setelah kedua aplikasi di atas selesai diinstal, kemudian coba putar file audio ataupun video kesayangan Anda menggunakan MPlayer atau VLC Player.

Selamat ber-enjoy ria :D

Alternatif Cara Membuat Memori Swap di Linux

Posted in ,

Sama halnya seperti Ms Windows, Linux pun memerlukan memori virtual untuk mendukung jalannya sistem operasi. Akan tetapi penggunaan memori virtual di Linux sedikit berbeda dengan di Ms Windows, kalau di Ms Windows memori virtual ini tercipta secara otomatis saat kita menginstal Windows, memorinya pun tercipta di dalam suatu file yang biasa disebut Page File yang letaknya satu partisi dengan Windows. Sedangkan kalau di Linux kita harus membuatnya sendiri di dalam partisi yang terpisah yang biasa disebut partisi Swap, dan biasanya pembuatan partisi ini bersamaan dengan saat kita menginstal sistem operasi Linux.




Ada yang bilang kalau partisi Swap tidak terlalu penting untuk dibuat karena saat ini spesifikasi komputer sudah sangat besar, misalnya saja RAM yang berkapasitas 8GB pun saat ini harganya sudah sangat murah, jadi tidak perlu lagi membuat memori virtual karena hanya akan membuang-buang isi harddisk saja. Kalau menurut saya pendapat ini tak sepenuhnya benar karena memori virtual peranannya sangat penting tidak hanya untuk mendukung performa sistem operasi saja, memori virtual juga digunakan oleh semua aplikasi/software yang terinstal di sistem operasi Anda.

Tapi bagaimana jika Anda terlanjur menginstal Linux dalam komputer Anda dan Anda lupa/tidak mau membuat partisi Swap karena alasan tertentu? Misalnya saja karena ruang harddisk yang tidak memungkinkan, kondisi harddisk yang tidak memungkinkan lagi untuk membuat partisi baru, atau segan untuk membuat partisi baru karena takut data Anda yang ada di dalam harddisk Anda hilang saat pembuatan partisi Swap seperti saya ini.

Ada sebuah cara alternatif yakni dengan cara membuat Swap File di dalam partisi root Anda. OK, ikuti langkah-langkah di bawah ini :

  1. Buka Terminal dan login sebagai root.

  2. Ketik perintah berikut ini untuk membuat file sebesar 1GB.
    # dd if=/dev/zero of=/swapfile bs=1M count=1000
    Ini artinya ukuran blok (block size) sebesar 1MB, jadi count 1000 berarti membuat file sebesar 1000x1MB yakni 1GB.

  3. Men-set-up file tersebut agar menjadi sebuah swap file.
    # mkswap /swapfile

  4. Mengaktifkan swap file.
    # swapon /swapfile

  5. Agar swap file dapat aktif setiap Linux direboot, tambahkan sebuah entry ke file /etc/fstab.
    # gedit /etc/fstab
    Tambahkan parameter di bawah ini ke dalam file /etc/fstab.
    /swapfile swap swap defaults 0 0
    Jadi setiap Linux reboot, swap file dapat aktif secara otomatis.

  6. Bagaimana cara memverifikasi bahwa Swap aktif atau tidak?
    Caranya jalankan perintah berikut :
    $ free -m

Linux Mint 8 Aka Helena Telah Dirilis

Posted in


Selang beberapa minggu setelah Ubuntu 9.10 aka Karmic Koala dirilis, maka dirilis pula salah satu distro turunan Ubuntu terbaik saat ini yaitu Linux Mint yang saat ini rilisnya sudah mencapai rilis ke-8 aka Helena.

Di website monitoring distro Linux sedunia, Distrowatch, saat ini Linux Mint menduduki posisi ke-3 di bawah Ubuntu dan Fedora. Lalu sebenarnya apa yang menarik dari distro Linux Mint ini? Sampai-sampai bisa menduduki posisi 3 besar dari seluruh distro Linux yang ada di dunia. Distro-distro yang paling tua sekalipun seperti OpenSUSE, Mandriva, dan Debian pun peringkatnya masih di bawah distro yang tergolong masih sangat muda ini.



desktop 3D

Jawabannya adalah kemudahan. Linux Mint sangat memanjakan dan memudahkan para penggunanya, contohnya tampilan desktop yang sangat bagus, codec multimedia yang lengkap, bahkan aplikasi efek desktop 3D (compiz) sudah disediakan di dalamnya, Jadi user hanya tinggal menggunakannya saja, tidak perlu repot-repot instal ini-itu dan setting sana-sini.

Jadi kesimpulannya distro ini sangat cocok bagi pemula yang ingin belajar Linux, untuk warnet (di sisi klien) distro ini pun sangat cocok digunakan, jadi para pemilik warnet tidak perlu repot-repot terlalu banyak instal ini-itu dan setting sana-sini untuk menyempurnakan sistem operasi yang akan digunakan oleh para pengunjungnya.



Mint Desktop

Oh iya, satu hal lagi StartMenu default Linux Mint mirip dengan StartMenu Ms Windows, jadi kebayangkan betapa mudahnya menggunakan distro Linux Mint ini?


Mint StartMenu

Bagi Anda yang tertarik untuk mendownload ISO Linux Mint, bisa mengunjungi halaman ini atau halaman ini (server lokal).