Welcome Message

a

twitter

Follow on Tweets

Artikel Manajemen Risiko

Posted in

MANAJEMEN RISIKO PROMOSI DAN PENJUALAN TEMPLATE BLOGGER

Oleh : Afriandi Riaharyanto

 ABSTRAK

Setelah template blogger berhasil dibuat, template akan dipublikasikan secara gratis terlebih dahulu, setelah melihat respon publik, baru template akan dijual. Akan tetapi banyak risiko menunggu antara lain respon publik terhadap template kurang baik, template tidak laku dijual, banyak blogger pemakai template yang menghapus link footer pembuat template, dan sebagainya. Dengan mempertimbangkan adanya risiko-risiko ini, kami akan membuat suatu manajemen risiko untuk menghindari atau sekadar mengurangi risiko yang akan terjadi nantinya.


Kata kunci: Template Blogger, Promosi Template, Penjualan Template, Manajemen Risiko


PENDAHULUAN


Sebagai pembuat template blogger, tentu kita tidak mau templatenya dipakai secara seenaknya oleh para blogger. Misalkan menghapus link footer pembuat template yang mengakibatkan hilangnya hak cipta si pembuat template akan template yang dibuatnya. Ataupun template tidak laku dijual karena design-nya kurang profesional. Untuk menangani terjadinya hal-hal seperti ini, diperlukan strategi khusus sehingga dapat mengurangi terjadinya kerugian yang mungkin akan dialami, seperti masalah hak cipta, promosi, dan penjualan template blogger yang telah dibuat.


PEMBAHASAN

Untuk menghindari penghapusan footer link pembuat template kita dapat menggunakan trik berikut :

Saat publikasi template kita harus membuat tulisan :
Template ini bebas digunakan oleh siapa saja, baik itu pengguna blog pribadi, pemerintah, ataupun perusahaan. Template ini pun bebas dimodifikasi ataupun didistribusikan kembali dengan syarat tidak menghapus atau memodifikasi link footer (kredit) pembuat template, karena itu merupakan hak cipta dari pembuat template. Bagi pihak yang tidak setuju dengan aturan ini disarankan agar tidak memakai template buatan saya ini dan dipersilahkan untuk mencari template yang lain.
Ini merupakan contoh dari tulisan dari blog kang rohman yang kebetulan membuat template blogger juga. Hasilnya trik ini memang terbukti mujarab karena saya lihat banyak pengguna template buatan kang rohman yang tidak menghapus link footernya.

Untuk menghindari respon publik yang kurang baik terhadap template memang agak sulit, tapi setidaknya kita bisa meminimalisasinya dengan trik berikut :
Buatlah template dengan design yang menarik dan profesional, karena jika design template kurang menarik, maka tidak ada blogger yang mau memakainya. Oleh karena itu, seperti disinggung sebelumnya pembuat template harus mengenal dasar-dasar CSS, HTML, dan javascript. Buatlah template yang konsepnya/temanya sesuai dengan konsumen yang dituju, misalkan ingin membuat template untuk perusahaan, design template harus terlihat formal dan profesional.

Untuk menghindari tidak lakunya template blogger :
Solusinya hampir sama yaitu kita harus membuat template dengan design yang profesional. Kemudian sebelum memutuskan template untuk dijual kita bisa mempromosikannya terlebih dahulu secara cuma-cuma, dan merekomendasikan pendownload template untuk menyumbang/donasi ke pembuat template dengan alasan agar ke depannya design dan fitur template blogger ini bisa jadi lebih baik lagi. Setelah itu baru kita buat lagi sebuah template dengan cara memodifikasi template sebelumnya agar design-nya terlihat lebih profesional, dan akhirnya baru kita bisa menjual template ini ke publik. Kesimpulannya kita harus membuat dua buah template blogger, yang satu bisa didownload dan digunakan secara gratis, dan yang satu lagi bisa kita publikasikan secara komersil.

Dengan menerapkan beberapa strategi/trik promosi dan penjualan template seperti di atas, setidaknya kita dapat meminimalisasi terjadinya risiko yang mungkin akan mendatangkan kerugian bagi pembuat template blogger.

Comments (0)

Post a Comment

Silahkan bertanya atau berkomentar, asalkan sesuai dengan topik, jangan spam.